Showing posts with label Korps Marinir. Show all posts
Showing posts with label Korps Marinir. Show all posts

Wednesday, September 2, 2009

Komandan Korps Marinir Diserahterimakan

Jabatan Komandan Korps Marinir (Dankormar) diserahterimakan dari Mayor Jenderal TNI Marinir Djunaidi Djahri kepada Brigadir Jenderal TNI Marinir Muhammad Alfan Baharudin dalam suatu upacara militer dengan Inspektur Upacara Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, S.H. di Lapangan Apel Brigade Infanteri 2 Marinir Cilandak, Jakarta, Rabu (2/9).

Dalam amanatnya Kasal mengatakan, Korps Marinir sebagai salah satu Komando Utama Pembinaan TNI AL memiliki peran, tugas dan fungsi sangat penting dalam pembinaan kemampuan dan kekuatan serta kesiapsiagaan satuan Marinir. Korps Marinir juga sebagai kekuatan pasukan pendarat TNI Angkatan Laut melaksanakan tugas-tugas operasi lain sesuai kebijakan Penglima TNI dalam rangka proyeksi kekuatan ke darat lewat laut.

Dengan memperhatikan tugas tersebut, lanjut Kasal, jabatan Komandan Korps Marinir yang diserahterimakan pada saat ini merupakan salah satu jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Laut. Perwira yang diberi kepercayaan memegang tampuk pimpinan di Korps Marinir adalah perwira terbaik dan terpilih.

Sebagai Kotama pembinaan TNI Angkatan Laut, Korps Marinir diharapkan dapat membina prajurit profesional dan menyiapkan Alutsista guna mendukung pengerahan dan penggunaan kekuatan dalam melaksanakan tugas-tugas yang dipercayakannya, sebagaimana yang diamanatkan dalam konstitusi. Komandan Korps Marinir dituntut memiliki Kapabilitas, Akseptabilitas dan Kompetensi dalam membina satuannya guna memenuhi tuntutan dan tantangan tugas kedepan yang semakin berat dan kompleks.

Lebih jauh Kasal mengatakan, Keterbatasan dan kondisi Alutsista yang dimiliki saat ini, diharapkan Korps Marinir dapat memberikan kontribusi positif dalam membina personel manjadi prajurit yang profesional dan menyiapkan Alutsista dengan baik, dalam rangka menjalankan tugas operasi militer perang dan operasi militer selain perang.

Dankormar yang baru Brigadir Jenderal TNI Muhammad Alfan Baharudin adalah lulusan AAL angkatan 26 tahun 1981 dan pernah mengikuti pendidikan militer, diantaranya: Komando Hutan tahun 1980, Diktaifib tahun 1982, Diklapa I Mar Angkatan-13 tahun 1985, Diklapa II Tempur TNI AD tahun 1988, Basic Free Fall USA Tahun 1990, Jump Master Free Fall Australia tahun 1991, Seskoad Angkatan 33 tahun 1995/1996, Sesko TNI Angkatan 29 tahun 2002 dan KRA-38 Lemhanas tahun 2005.

Upacara Sertijab Dankormar juga dimeriahkan dengan beberapa atraksi berupa demonstrasi beladiri, devile prajurit dan devile Kendaraan Tempur Marinir serta acara lepas sambut Komandan Korps Marinir lama dan baru beserta ibu dalam suatu Upacara Tradisi menggunakan kendaraan tepur. Upacara tradisi yang dilangsungkan pada malam hari itu, juga dimeriahkan dengan hiburan pesta kembang api.

Hadir pada acara tersebut, Irjen Dephan Letjen TNI (Mar) Safzen Noerdin, Gubenur Maluku Utara, Kepala Staf Angkatan Laut beserta para Pejabat Teras Mabesal, para pemimpin Kotama TNI AL, para pejabat teras Korps Marinir, para sesepuh dan warga kehormatan Korps Marinir.

sumber:www.marinir.mil.id

Wednesday, August 19, 2009

Marinir Asing Ikut Upacara Di Bawah Laut

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Ke-64 tahun Republik Indonesia di bawah laut Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), diikuti marinir asing dari Australia, Inggris dan Filipina.

“Kami datang sekitar 200 orang menggunakan kapal perang, 10 orang diikutkan menyelam untuk mendukung pelaksanaan upacara tersebut, “kata salah satu marinir dari Australia, Nick Lay, Senin di Pantai Malalayang. Lay mengatakan, dalam penyelaman tersebut mereka menggunakan seragam untuk menyesuaikan kondisi upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut sangat luar biasa, kata Lay, sambil menambahkan, senang bisa datang di Manado sebuah kota yang indah, dan ikut dalam upacara di bawah air adalah sebuah kejutan.

Selain marinir asing, peserta upacara itu juga diikuti mahasiswa dari Manado dan seluruh club selam di Nusantara serta Angkatan laut (AL), Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU), Kepolisian Republik Indonesia, maupun masyarakat umum. Disamping itu terdapat tamu lainnya yang mengikuti upacara dari kapal dan panggung kehormatan di tepi pantai Selesai upacara, juri internasional dari Guinnes World of Record, Lucia Sinigagliesi, mengucapkan selamat karena upacara tersebut berhasil. ”Apa yang dilakukan dalam acara tersebut adalah yang terbesar dan terbanyak jumlah pesertanya, maka akan tercatat dalam buku Guinnes World of Record, “kata Lucia.

Diikuti 2.827 Peserta

Sebanyak 2.827 orang ikut serta dalam pemecahan rekor dunia upacara bawah air di Pantai Malalayang, Manado, Senin, dalam rangka peringatan detik-detik proklamasi HUT Kemerdekaan RI ke 64.

“Selain peserta ada juga tujuh pejabat upacara dan 19 tim setting area, di bawah air Pantai Malalayang,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul di Manado Senin.

Sitompul menjelaskan para peserta itu terdiri atas 2.700 penyelam lokal, penyelam VIP dan 76 partisipan dari mancanegara.

Dalam upacara tersebut bertindak sebagai inspektur upacara adalah Wakil Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Madya TNI Moekhlas Sidik, dan komandan upacara Kadispenal, Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul.

Pantauan ANTARA di pantai Malalayang, sejak pagi sekitar pukul 06.00 Wita, jalan raya trans Sulawesi antara terminal dan batas kota Manado dan Minahasa yaitu Gerbang Boboca sudah ditutup, dan arus kendaraan ditutup, kata Sitompul.

Arus lalulintas yang melintasi jalan raya tersebut juga dialihkan, dari Kalasey ke Manado dan dari Minahasa Selatan ke Manado dialihkan sekitar 6 jam, dan sama sekali tak boleh melintasi jalan tersebut.

“Terpaksa saya harus jalan kaki, karena jalan ditutup, padahal kantornya ada di Manado dan untuk ke tempat kerja harus naik angkot jurusan pusat kota, jadi suka tak suka saya jalan kaki, supaya jangan terlambat ikut upacara bendera,” kata salah satu pegawai negeri Sipil (PNS) yang tinggal di Kalasey, Minahasa bernama Vera.

Selain PNS sejumlah siswa SD dan SMP dan SMA yang bersekolah di Manado juga jalan kaki sejauh 800 meter, untuk sampai ke terminal supaya bisa naik angkot ke sekolahnya untuk mengikuti upacara bendera peringatan detik-detik proklamasi.

Friday, August 14, 2009

KOMANDAN MARINIR AS TERIMA "BARET KORPS MARINIR" TNI-AL

Jakarta - Korps Marinir TNI Angkatan Laut memberikan penghargaan berupa "Baret Korps Marinir TNI AL" kepada Komandan Korps Marinir Amerika Serikat (US Marine Corps/USMC) Jenderal James T Conway sebagai penghormatan Marinir TNI-AL terhadap dirinya.

Penyematan tanda kehormatan tersebut dilakukan Komandan Korps Marinir Mayjen (Mar) TNI Djunaidi Jahri di Lapangan Apel Markas Komando Brigade Infanteri 2 Marinir, Cilandak, Jakarta, Jumat.

Usai disematkan Baret Korps Marinir TNI kedua komandan marinir tersebut melakukan kegiatan menembak bersama di Lapangan Tembak Letnan Karno di Kompleks Mako Brigif 2 Marinir.

Komandan Korps Marinir AS Conway mengatakan terima kasih atas penghormatan yang diberikan kepadanya dalam sebuah upacara yang sangat spesial dalam upacara militer yang khidmat dengan melibatkan seluruh unsur tempur marinir.

"Saya juga berterima kasih kepada para prajurit marinir yang telah menunjukkan dedikasinya yang cukup tinggi sebagai prajurit marinir, sehingga Korps Marinir TNI AL menjadi Korps Marinir terbesar ketiga dan disegani di dunia," ujarnya.

Conway menambahkan, penghargaan yang diterimanya merupakan simbol bagi ada peningkatan kerja sama yang makin baik di masa datang antara Korps Marinir RI dan AS.

Selama ini korps marinir kedua negara telah lama menjalin kerja sama baik di bidang pendidikan, latihan, operasi bersama dan operasi militer selain perang.

Pada 2009, marinir RI dan AS telah melakukan latihan bersama di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Sitobondo, Jawa Timur untuk meningkatkan kemampuan taktik dan teknis operasional personel kedua pihak, dengan sandi "Latern Iron 01-9 Exercise 2009".